Pembelajaran tenis meja untuk siswa Sekolah Dasar (SD) berfokus pada pengenalan gerak dasar, koordinasi tangan-mata, dan modifikasi alat agar sesuai dengan usia anak
📅 17 Sep 2026, 08:01 WIB
✍️ Oleh: Administrator SD NEGERI 3 CAMPOAN
👁️ 94x dibaca
Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan adalah sebuah mata pelajaran akademik atau aspek dalam proses pendidikan yang berkenaan dengan perkembangan dan kemampuan gerak individu yang sukarela dan berguna, serta
berhubungan langsung dengan respon mental dan sosial.
Pada hakikatnya pendidikan jasmani adalah proses pendidikan yang memanfaatkan aktivitas fisik untuk menghasilkan perubahan holistik dalam kualitas individu baik dalam hal fisik, mental serta emosional. Sekian banyak bentuk aktivitas bermain, tenis meja merupakan salah satu bentuk permainan cabang olahraga yang memiliki nilai pendidikan yang sangat
tinggi.
Oleh karena itu permainan olahraga tenis meja seharusnya telah diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. Hal ini tentu di perlukan suatu tindakan yang mendukung terciptanya pembelajaran yang efektif. Guru harus terampil dalam memilih strategi pembelajaran agar pembelajaran efektif, efisien, refleksi dan terus menerus untuk selalu mencari perbaikan.
Guru yang mengajar harus selalu memperhatikan kesulitan siswa dan memahami serta berupaya menyesuaikan bahan dengan peserta didik. Sekolah Dasar (SD) merupakan tempat yang sangat tepat untuk pembinaan awal demi pengembangan olahraga tennis meja. Anak-anak mampu memperlihatkan hal-hal yang sangat polos untuk diarahkan, di samping itu pada usia ini biasanya anak-anak banyak menggunakan waktunya untuk bermain.
Terlepas dari hal itu semua, peran seorang guru sangat menentukan keberhasilan pembinaan cabang oleh raga ini.
Permainan tenis meja merupakan salah satu materi yang terdapat dalam kurikulum yang wajib diajarkan dan diberikan di sekolah dasar. Pada permainan tenis meja terdapat beberapa teknik dasar yang harus mutlak dikuasai oleh seorang pemain/atlet tenis meja yaitu teknik memegang bet yang benar.
Cara atau teknik memegang dapat mempengaruhi hasil seseoarng dalam melakukan pukulan bola. Jika bet dipegang dengan teknik yang benar maka akan menghasilkan pukulan yang memuaskan sehingga permainan tenis meja dapat berhasil pula
Tahapan Pembelajaran Tenis Meja di SD
• Pengenalan Alat (Bat dan Bola): Siswa diajar cara memegang bet (grip) yang benar, memantulkan bola ke lantai atau ke atas bet secara mandiri.
• Modifikasi Sarana: Guru sering menggunakan meja belajar biasa atau papan sederhana sebagai pengganti bet standar agar lebih mudah dikuasai.
• Latihan Pukulan Dasar: Mempelajari teknik dasar seperti pukulan forehand dan backhand secara bertahap tanpa atau dengan pantulan lambat.
• Koordinasi Gerak Kaki (Footwork) dan Posisi Tubuh: Melatih keseimbangan posisi berdiri (stance) saat bersiap memukul bola.